Teknik Pengecetan

TEKNIK PENGECATAN

(Spray gun manual)

 

Peralatan utama dalam pengecatan menggunakan spray gun sistem manual adalah :

  • Kompresor udara

sebagai alat penghasil udara bertekanan dan mengatur tekanan udara yang akan digunakan untuk proses pengecatan (berfungsi untuk menyaring minyak dan air yang masuk ke selang)

  • Spray gun

berfungsi sebagai pengkabut cat, mendorong dan mengarahkan cat pada permukaan benda kerja, mengontrol bentuk dan pola pengecatan.

 

Tekhnik dasar dari pengecatan manual adalah:

  • Posisi tangan saat memegang spray gun

pada saat melakukan pengecatan, salah satu tangan memegang selang untuk mencegah selang menyentuh benda kerja dan tangan lainnya untuk memegang spray gun.

  • Mengatur sudut spray gun pada permukaan benda kerja

Posisi pengecatan yang baik harus tegak lurus terhadap permukaan benda kerja untuk menghasilkan ketebalan permukaan cat yang merata.

  • Jarak pengecatan

Jarak pengecatan akan mempengaruhi kualitas pengecatan. Semakin dekat sray gun terhadap permukaan benda yang akan dicat akan mengakibatkan ketebalan cat yang tidak merata, bila semakin jauh jarak pengecatan akan mengakibatkan penempelan cat tidak maksimal.

Jarak pengecatan ideal sekitar 25-30 cm untuk logam dan 15-20 cm untuk  plastik.

  • Lebar pattern

Semakin besar sudut semprot maka semakin lebar pattern yang dihasilkan sebaliknya semakin kecil sudut semprot maka semakin sempit pattern yang dihasilkan. Lebar pattern dapat diatur secara vertikal atau horizontal (komponen pengatur lebar pattern terletak pada ujung nozzle spray gun)

  • Over lapping

Merupakan teknik pengecatan pada pemukaan benda kerja sehingga penyemprotan yang pertama akan menyambung dengan penyemprotan yang kedua. Ini dilakukan untuk memperoleh hasil pengecatan yang merata.

 

Beberapa kesalahan yang umum terjadi dalam finishing

  • Kesalahan pemilihan dan cara pemakaian thinner.

Setelah pengecatan akan dijumpai hasil pengecatan yang menyerupai kulit jeruk akibat pengenceran yang kurang pas (terlalu kental). Hal ini dipengaruhi pula oleh jenis thinner yang kurang cocok dengan suhu saat pengecatan. Thinner yang cepat kering pada suhu yang panas dapat menyebabkan pengecatan seperti kulit jeruk karena ketidak cocokan penguapan bahan pengecatan. Suhu yang panas dapat menyebabkan cat kering lebih cepat dari yang anda harapkan, hal inilah salah satu faktor penentu hasil finishing  menjadi tidak sempurna. Gunakanlah Type dan jenis Thinner Slow pada saat mengecat pada temperatur lingkungan yang panas

  • Tekanan Angin Spray Gun Yang Terlalu Rendah.

Pada saat penyemprotan, tekanan angin yang kurang tidak memberikan waktu cat untuk proses penguapan / bereaksi menerobos lapisan atasnya dengan cukup. Pada saat penyemprotan  gunakan tekanan pada  spray gun dikisaran 28 – 30 psi.

  • Ukuran Jarum Spray gun.

Kesalahan yang paling lazim adalah menggunakan nozzle ukuran 1.8 daripada ukuran 1.3 – 1.4 yang dianjurkan pada pengecatan finishing.

Catatan penting !

Pada saat pengecatan harus diperhatikan faktor viskositas (tingkat kekentalan). Ikuti anjuran pemakaian dan perbandingan campuran cat dengan pengenceran yang tercantum dalam kemasan cat. Air spray gun bisa bekerja dengan baik untuk material dengan viskositas sampai 16 – 17 detik (dengan pengukuran menggunakan Nk 2 cup),

Pengaturan viskositas material tersebut dilakukan dengan penambahan thinner. Untuk kebutuhan anda, kami menghadirkan Thinner Satelit dan Thinner ROCKSTAR yang diformulasikan secara khusus  untuk memberi pengenceran optimal dan hasil memuaskan pada semua merk cat. Murah tapi berkualitas.

Share

Comments (No Responses )

No comments yet.